Informasi Lengkap dan Terpercaya dari SMP Negeri 1 Mayang
Kecamatan Mayang, Jember, 9 September 2020. Seperti sekolah-sekolah lain pada umumnya, Sekolah SMPN 1 Mayang juga menerapkan pembelajaran daring selama pandemi Covid-19. Terhitung 19 Maret 2020, sekolah yang berada di Kecamatan Mayang, Jember, Jawa Timur, itu telah meliburkan siswanya sebagai bentuk keputusan darurat untuk mencegah penyebaran virus tersebut.
Kunci efektivitas dari sistem pembelajaran daring adalah bagaimana seorang guru tetap kreatif untuk menyajikan pembelajaran daring secara menyenangkan dan mudah dimengerti sehingga para siswa tidak merasa bosan dan tetap produktif di rumah.
Pembelajaran jarak jauh memberikan tantangan positif bagi guru SMPN 1 Mayang, diantaranya menunjukkan kemampuan memanfaatkan media teknologi seperti Google Classroom, WhatsApp, Zoom, dan juga Google Meet.
Guru SMPN 1 Mayang secara aktif tiap dua minggu sekali membuat pembelajaran bagi siswa yang tidak mempunyai gawai. Materinya juga menyesuaikan dengan kondisi mereka yang tidak dapat bertatap langsung dengan guru, sehingga materi diberikan disertai dengan contoh pengerjaan. Mekanisme pemberian materi kepada siswa, dengan cara orang tua siswa ke sekolah mengambil materi tersebut.
SMPN 1 Mayang tak hentinya memberikan pelayanan maksimal kepada siswanya, salah satunya yaitu dengan mengadakan “Guling” atau Guru Keliling. Dengan guling, guru dapat bertatap muka secara langsung dengan siswa namun juga tetap menggunakan protokol kesehatan seperti jaga jarak, memakai masker, dan cuci tangan. Siswa yang hadirpun yang hanya berada di kawasan tersebut saja. Maksimal lima sampai enam orang siswa yang dapat mengikuti guling.
Guru juga senantiasa menyampaikan pesan untuk menjadi anak yang tangguh mengingat dalam kondisi dimana masyarakat sedang diuji secara fisik dan mental akibat penyebaran Covid-19 yang berdampak kepada pembelajaran siswa SMPN 1 Mayang menjadi serba terbatas dalam berkomunikasi, berinteraksi, dan berkreasi, sehingga siswa harus mampu beradaptasi dengan hal-hal yang baru. Di samping peran orang tua siswa, guru juga memiliki peran strategis untuk membuat tangguh siswa dengan berusaha memotivasi mereka untuk disiplin belajar, semangat dalam melaksanakan tugas, aktif dalam sesi presentasi, dan menghidupkan interaksi online dengan guru-guru dan teman-teman, dan tetap berusaha berkarya melalui pemanfaatan berbagai media dan sumber belajar. (Oleh: Sheila Citra Aditia)
Komentar (0)
Tinggalkan Komentar
Ahmad Santoso
Informasi yang sangat bermanfaat. Terima kasih SMPN 1 Mayang!
2 hari yang laluSiti Rahayu
Selamat untuk prestasi yang dicapai! Semoga semakin banyak prestasi lainnya.
1 minggu yang lalu